Tuesday, December 01, 2015

Back to December, Kita Bisa Belajar Bahasa Inggris Lewat Lagu


Siapa yang tak kenal dengan lagu berjudul Back to December yang dinyanyikan Taylor Swift? Saya yakin semua penikmat musik mancanegara mengenalnya. Bahkan mungkin di antara para sahabat blog ini banyak yang hafal sya’irnya. Well, setelah sekian lama membiarkan blog ini tidur, di awal Desember ini saya kangen untuk menyapa para sahabat semua. Banyak kesibukan yang membuat saya sejenak meninggalkan minat menulis saya, tapi insya Allah mulai hari ini akan ada cukup waktu luang bagi saya untuk kembali belajar dan berbagi bersama para sahabat di sini.

Lalu apa kaitannya belajar Bahasa Inggris dengan Back to December milik Taylor Swift?

Jika ada yang bertanya demikian maka jawabannya adalah: Kita bisa banyak belajar kosa kata baru, frase ataupun idiom dari lagu-lagu yang ngehits milik para penyanyi yang kita sukai. Meskipun demikian, ini hanyalah salah satu dari banyak cara untuk memperkaya perbendaharaan kata yang akan kita kuasai. Selain lagu, sarana belajar kita yang lain diantaranya adalah berupa film dan tentu saja buku. Namun perlu diingat, hal paling mendasar untuk bisa menguasai sebuah bahasa asing adalah dengan mempraktekkannya. Kita harus memiliki partner yang bisa saling membantu. Bagaimana jika di tempat tinggal sahabat tak ada teman yang minat belajar Bahasa Inggris? Untuk jaman sekarang tak perlu khawatir, kita bisa cari banyak teman di internet yang memiliki kesamaan minat. Saran saya, feel free untuk banyak bertanya di blog ini.


Baiklah, mari kita mulai sedikit belajar. Tolong dicatat ya, belajarnya sedikit-sedikit saja tapi harus kontinyu. 

Hari ini kita belajar dari baris pertama lyric atau syair lagu “Back to December” berikut:
I'm so glad you made time to see me

Dari satu kalimat itu saja terdapat banyak topik yang bisa dibicarakan.  Tapi kita hanya akan membahasnya sedikit saja. Yang pertama, jika harus mengartikan, saya akan menerjemahkannya dengan, “aku begitu senang kau menyempatkan waktu untuk menemuiku.” Tapi sahabat bisa mengartikannya dengan sebuah kalimat yang lain misalnya, “saya senang sekali kamu punya waktu untuk menemui saya.” Perbedaan ini tak menyalahi arti. Ini hanya masalah rasa saja pada pilihan kata yang kita gunakan.

Hal kedua yang dapat kita bahas misalnya “Present Form of BE” yang mengalami penyingkatan.
I am bisa disingkat menjadi I’m, You are menjadi You’re, She is diganti She’s, He is disingkat He’s, It is berubah menjadi It’s, dan We are menjadi We’re serta They are dirubah menjadi They’re.

Selanjutnya, dari kalimat tersebut terdapat kata “so” yang artinya “sangat.” Pada contoh ini“so” merupakan sinonim dari “very.” Namun untuk kasus yang lain, “so” akan bisa berarti “juga” seperti pada kalimat “so am I” atau “so do I” yang artinya “saya juga.” Dan tidak hanya berhenti di sini, pembahasan tentang “so” masih panjang. Hehe :D

Hmm.. Luar biasa bukan? Dari satu kalimat saja terdapat banyak hal yang bisa kita pelajari. Oleh karena itu, akan ada puluhan bahkan ratusan topik yang bisa dibahas dari sebuah lagu. Sekarang bayangkan jika kita bisa menangkap maksud dari sebuah lagu berbahasa Inggris secara utuh. Lalu di lain waktu kita bisa pahami pula lagu-lagu lainnya. Pasti bukan main kita akan teramat senang.

It’s always nice to share lots of things with you guys. Unfortunately I can’t be here all day and all night. Untuk perjumpaan kali ini saya cukupkan sampai di sini. Sebagai pengingat, belajar adalah proses. Tak ada hal besar yang bisa diraih secara instan. Kita butuh waktu dan keseriusan untuk benar-benar bisa menguasai Bahasa Inggris. Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat. Keep learning. :)

No comments:

Post a Comment