Siapa yang tak kenal dengan lagu berjudul
Back to December yang dinyanyikan Taylor Swift? Saya yakin semua penikmat musik
mancanegara mengenalnya. Bahkan mungkin di antara para sahabat blog ini banyak
yang hafal sya’irnya. Well, setelah sekian lama membiarkan blog ini tidur, di
awal Desember ini saya kangen untuk menyapa para sahabat semua. Banyak kesibukan
yang membuat saya sejenak meninggalkan minat menulis saya, tapi insya Allah
mulai hari ini akan ada cukup waktu luang bagi saya untuk kembali belajar dan
berbagi bersama para sahabat di sini.
Lalu apa kaitannya belajar Bahasa
Inggris dengan Back to December milik Taylor Swift?
Jika ada yang bertanya demikian
maka jawabannya adalah: Kita bisa banyak belajar kosa kata baru, frase ataupun
idiom dari lagu-lagu yang ngehits milik para penyanyi yang kita sukai. Meskipun
demikian, ini hanyalah salah satu dari banyak cara untuk memperkaya
perbendaharaan kata yang akan kita kuasai. Selain lagu, sarana belajar kita
yang lain diantaranya adalah berupa film dan tentu saja buku. Namun perlu
diingat, hal paling mendasar untuk bisa menguasai sebuah bahasa asing adalah
dengan mempraktekkannya. Kita harus memiliki partner yang bisa saling membantu.
Bagaimana jika di tempat tinggal sahabat tak ada teman yang minat belajar Bahasa
Inggris? Untuk jaman sekarang tak perlu khawatir, kita bisa cari banyak teman
di internet yang memiliki kesamaan minat. Saran saya, feel free untuk banyak bertanya
di blog ini.
Baiklah, mari kita mulai sedikit
belajar. Tolong dicatat ya, belajarnya sedikit-sedikit saja tapi harus
kontinyu.
Hari ini kita belajar dari baris
pertama lyric atau syair lagu “Back to December” berikut:
I'm so glad you made time to see me
Dari satu kalimat itu saja terdapat
banyak topik yang bisa dibicarakan. Tapi
kita hanya akan membahasnya sedikit saja. Yang pertama, jika harus mengartikan,
saya akan menerjemahkannya dengan, “aku
begitu senang kau menyempatkan waktu untuk menemuiku.” Tapi sahabat bisa
mengartikannya dengan sebuah kalimat yang lain misalnya, “saya senang sekali
kamu punya waktu untuk menemui saya.” Perbedaan ini tak menyalahi arti. Ini hanya
masalah rasa saja pada pilihan kata yang kita gunakan.
Hal kedua yang dapat kita bahas
misalnya “Present Form of BE” yang mengalami penyingkatan.
I am bisa disingkat menjadi I’m, You
are menjadi You’re, She is diganti She’s, He is disingkat He’s, It is berubah
menjadi It’s, dan We are menjadi We’re serta They are dirubah menjadi They’re.
Selanjutnya, dari kalimat
tersebut terdapat kata “so” yang artinya “sangat.” Pada contoh ini“so” merupakan
sinonim dari “very.” Namun untuk kasus yang lain, “so” akan bisa berarti “juga”
seperti pada kalimat “so am I” atau “so do I” yang artinya “saya juga.” Dan tidak
hanya berhenti di sini, pembahasan tentang “so” masih panjang. Hehe :D
Hmm.. Luar biasa bukan? Dari satu
kalimat saja terdapat banyak hal yang bisa kita pelajari. Oleh karena itu, akan
ada puluhan bahkan ratusan topik yang bisa dibahas dari sebuah lagu. Sekarang bayangkan
jika kita bisa menangkap maksud dari sebuah lagu berbahasa Inggris secara utuh.
Lalu di lain waktu kita bisa pahami pula lagu-lagu lainnya. Pasti bukan main kita
akan teramat senang.
It’s always nice to share lots of
things with you guys. Unfortunately I can’t be here all day and all night. Untuk
perjumpaan kali ini saya cukupkan sampai di sini. Sebagai pengingat, belajar
adalah proses. Tak ada hal besar yang bisa diraih secara instan. Kita butuh waktu dan keseriusan untuk
benar-benar bisa menguasai Bahasa Inggris. Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat.
Keep learning. :)
No comments:
Post a Comment